Selasa, 20 November 2018

Makhluk Aneh

Kekuasaan Tuhan yang tak bertepi, namun masih ada yang mencoba mengimbangi-Nya.
Dataran, Lautan, Tebing dan seluruh nya memuji Tuhan, namun satu makhluk itu tidak demikian.
Mungkin kekuasaan yang ada Padanya membuatnya khilaf melupakan yang memberinya kuasa dan kekuasaan.

Oh Tuhan (gumam Lautan)...
Apa ku sebarkan saja diriku untuk menghantam makhluk itu..
Tuhan tersenyum (jangan).
 Tuhan : "ia sedang lupa, aku yakin ia pasti kembali ke jalan yang benar".

Makhluk inipun semakin aneh tingkahnya karena telah merasa punya segalanya, namun apalah daya.
Kekuasaan yang ada padanya hanya semua dan berujung.
Sesekali bolehlah sombong dan angkuh, namun pasti kena batunya juga (gumam gunung-gunung).

"Kami saja makhluk yang lebih dari duluan darinya saja tidak seperti itu, padahal kami lebih mampu untuk sombong karena setiap sudut bumi dan langit bisa kami lihat", menerangkan demikian burung-burung itu (makhluk Tuhan yang lain).

Tahukah kalian siapa makhluk Tuhan yang aneh itu?
Itulah Manusia.
Iya Manusia...
Manusia makhluk Tuhan kemarin sore yang lagaknya seperti penguasa sejati alam dan semesta.
Bagaimana congkak dan zalimnya makhluknya ini..
Semua mau dikuasai, semua mau diambil..
Dan aneh memang padahal kekuasaannya hanya sebesar sayap nyamuk disisi Tuhannya.

Ketika semua makhluk bertasbih, beribadah dan mengabdi kepada Tuhan, namun makhluk aneh ini malah seenaknya melupakan Tuhan yang telah menciptakan ia lebih sempurna dari pada makhluk-makhluk lainnya.

Tuhan..
Hinakan saja semua manusia (gumam Tanah), namun Tuhan lagi-lagi senyum dan berkata : "Jangan kelak ia akan kembali ke jalan yang benar".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar